Alpha-Lipoic Acid untuk Aging Skin & Wrinkles
CResearch suggests oral ALA (300 mg/day) may reduce facial wrinkles and improve skin texture. As a universal antioxidant, it may also reduce AGE formation relevant to skin aging.
Kesimpulan
Research suggests oral ALA (300 mg/day) may reduce facial wrinkles and improve skin texture. As a universal antioxidant, it may also reduce AGE formation relevant to skin aging.
Key Statistics
4
Studi
200
Peserta
Positive
Peringkat
Dosage & Usage
mg = milligrams · mcg = micrograms (1,000× smaller) · IU = International Units
Dosis yang Umum Digunakan
- general:
- 300-600 mg/day
- skinhealth:
- 300-600 mg/day (R-lipoic acid is more bioactive)
Batas atas: Generally well-tolerated up to 1,800 mg/day
Waktu terbaik diminum: On an empty stomach (food reduces bioavailability by ~30%); 30 minutes before meals
Safety & Side Effects
Efek Samping yang Dilaporkan
- ⚠ Nausea
- ⚠ Skin rash (rare)
- ⚠ Hypoglycemia (may lower blood sugar)
Interaksi yang Diketahui
- ● Antidiabetic medications (may enhance blood sugar lowering — monitor glucose)
- ● Thyroid medications (may affect thyroid hormone levels)
- ● Chemotherapy agents (consult oncologist)
Asupan atas yang dapat ditoleransi: Generally well-tolerated up to 1,800 mg/day
Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan Anda sebelum memulai suplemen apa pun.Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai suplemen apa pun.
Frequently Asked Questions
Does Alpha-Lipoic Acid help with Aging Skin & Wrinkles?
How much Alpha-Lipoic Acid should I take for Aging Skin & Wrinkles?
Are there side effects of Alpha-Lipoic Acid?
How strong is the evidence for Alpha-Lipoic Acid and Aging Skin & Wrinkles?
Related Evidence
Bahan lain untuk Aging Skin & Wrinkles
Penafian FDA: Pernyataan-pernyataan ini belum dievaluasi oleh Food and Drug Administration. Produk dan informasi di situs web ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apa pun. Peringkat bukti yang disajikan didasarkan pada analisis kami terhadap penelitian yang ditinjau sejawat dan tidak merupakan saran medis. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai regimen suplemen apa pun.